POSTINGAN TERKINI

6/recent/LPM VISI

Bukan Pahlawan, Hanya Ingin Menyelesaikan Pekerjaan

(Poster Film Resident Evil 2026/Dok.Internet)
Judul Film: Resident Evil
Sutradara: Zach Cregger
Penulis: Zach Cregger dan Shay Hatten
Tahun Rilis: 2026
Tanggal Rilis: 18 September 2026 (Amerika Serikat)
Genre: Horor, Sci-Fi, Thriller

Resensi:

Resident Evil menceritakan Bryan, seorang kurir medis yang merupakan orang biasa dan tidak memiliki kemampuan khusus seperti tokoh utama dalam film aksi pada umumnya. Suatu hari, Bryan menerima pekerjaan untuk mengantarkan sebuah paket medis ke Raccoon City General Hospital. Meskipun cuaca sedang buruk dan perjalanan menuju Raccoon City cukup berbahaya, ia tetap mengambil pekerjaan tersebut.

Perjalanan yang awalnya hanya terlihat seperti pekerjaan biasa kemudian berubah menjadi pengalaman penuh teror setelah Bryan bertemu dengan korban yang telah terinfeksi virus. Ia harus menghadapi berbagai situasi berbahaya dan mencari cara untuk bertahan hidup. Berbeda dari karakter aksi yang biasanya langsung terlihat hebat, Bryan justru beberapa kali panik dan melakukan kesalahan ketika menghadapi situasi yang belum pernah ia alami.

Bryan akhirnya berhasil mencapai rumah sakit dan menyerahkan paket yang dibawanya. Namun, paket tersebut bukanlah obat yang bisa langsung digunakan, melainkan bahan yang dibutuhkan para ilmuwan untuk membuat penawar. Setelah penawar berhasil dibuat, kondisi Bryan sudah semakin parah akibat infeksi yang dialaminya, sehingga usaha untuk menyelamatkannya tidak berjalan sesuai harapan.

Salah satu hal yang paling menarik bagi saya adalah karakter Bryan yang terasa seperti “NPC” atau orang biasa yang tiba-tiba dilempar ke dalam dunia Resident Evil. Ia tidak langsung mahir menggunakan senjata atau mampu menghadapi monster dengan mudah, tetapi kemampuannya berkembang seiring dengan situasi yang dihadapinya. Pada awalnya, ia terlihat kesulitan dan beberapa kali melakukan kesalahan, tetapi perlahan mulai belajar untuk menghadapi bahaya. Perkembangan ini membuat Bryan terasa lebih dekat dengan penonton karena ia tidak digambarkan sebagai sosok yang sempurna sejak awal.

Selain karakter Bryan, perpaduan antara genre horor dan komedi juga menjadi salah satu hal yang membuat film ini menarik. Di tengah situasi yang menegangkan, terdapat beberapa momen yang membuat suasana menjadi lebih ringan. Menurut saya, perpaduan tersebut membuat film terasa lebih menghibur tanpa menghilangkan unsur horornya.

Dari segi cerita, film ini memiliki konsep yang menarik karena menempatkan orang biasa sebagai pusat dari situasi yang penuh bahaya. Bryan awalnya hanya seorang kurir biasa tetapi tiba-tiba ia harus berhadapan dengan keadaan yang jauh di luar perkiraannya. Keinginan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat terpaksa pupus saat ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan tersebut tanpa mengetahui bahaya yang menunggu di depannya.

Film ini juga berhasil memberikan nuansa seperti sedang memainkan permainan Resident Evil. Perjalanan Bryan terasa seperti melewati berbagai misi, menghadapi ancaman, mencari jalan keluar, dan memahami situasi sedikit demi sedikit. Menurut saya, unsur tersebut membuat film tetap memiliki hubungan yang kuat dengan identitas Resident Evil sebagai waralaba yang berasal dari video game.

Namun, bagian yang menurut saya cukup membuat frustasi adalah menjelang akhir film. Bryan sudah berhasil membawa bahan yang dibutuhkan untuk membuat penawar dan para ilmuwan berhasil membuatnya. Sayangnya, kondisi Bryan sudah semakin parah akibat infeksi sehingga penawar tersebut tidak berhasil menyelamatkannya sebelum ia berubah menjadi B.O.W. Bagi saya, bagian ini terasa menyedihkan karena Bryan sudah melalui begitu banyak bahaya hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya, tetapi pada akhirnya kesempatan untuk menyelamatkannya tetap gagal.

Dari segi penyajian, suasana Raccoon City yang gelap dan kondisi bersalju juga mendukung kesan sepi serta berbahaya yang dialami Bryan. Visual dan beberapa adegan yang terasa seperti pengalaman bermain game turut memperkuat suasana tersebut. Hal ini membuat perjalanan Bryan terasa seperti sebuah misi yang harus diselesaikan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Secara keseluruhan, Resident Evil (2026) merupakan film yang menarik karena menghadirkan protagonis dengan karakter yang berbeda dari tokoh aksi pada umumnya. Bryan bukanlah sosok yang sejak awal sudah hebat, melainkan orang biasa yang harus belajar bertahan hidup ketika berada dalam situasi yang tidak pernah ia bayangkan.

Menurut saya, karakter Bryan menjadi daya tarik utama film ini. Perpaduan antara horor, aksi, komedi, serta nuansa video game membuat film terasa menghibur sekaligus tetap memiliki ciri khas Resident Evil. Meskipun bagian akhirnya cukup menyedihkan dan membuat frustrasi, perjalanan Bryan dari seorang kurir biasa yang hanya ingin menyelesaikan pekerjaannya hingga harus menghadapi dunia penuh teror membuat film ini menarik untuk ditonton. (Zirly)

Posting Komentar

0 Komentar