Minggu, 31 Maret 2024

Presiden BEM FISIP UNS 2024: Kita Butuh Lebih Banyak Ruang Diskusi

C:\Users\Arvin\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\IMG_20240330_102159_176.jpg
(Suasana pelantikan BEM FISIP UNS 2024 di Aula FISIP (30/3) / Dok. Windy)

Lpmvisi.com, Solo – Re-generasi dalam organisasi dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) saat ini seolah bergantian menunggu giliran untuk melakukan pelantikan. Orang lama digantikan oleh orang baru. Jajaran kepengurusan yang lama diganti dengan kepengurusan yang baru. Sekelompok orang baru yang membawa angin segar untuk periode kedepannya. Sebuah siklus yang sudah tidak asing bagi kita. Hal tersebut pula yang terjadi di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (BEM FISIP UNS) tahun 2024. 

Pelantikan BEM FISIP UNS 2024 yang diselenggarakan pada Sabtu, 30 Maret 2024 ini berjalan dengan lancar dan khidmat dari awal sampai akhir acara. Presiden BEM FISIP 2024 yang dilantik, Amalia Putri Ayoni (21), pun dapat memastikan dan membersamai acara dengan sangat baik. Tidak jarang mahasiswi Sosiologi angkatan 2021 ini maju kedepan untuk memberikan sambutan ataupun pengucapan janji pelantikan. Bahkan, ketika acara pelantikan sudah berakhir pun, ia masih menyempatkan diri untuk menyapa satu per satu tamu undangan yang sudah datang.

Presiden BEM FISIP 2024 ini pun sempat mengungkapkan perasaannya setelah dilantik. Amalia bersyukur bahwa serangkaian acara mulai dari kampanye, oprec (open recruitment), sampai dengan pelantikan sudah berjalan dengan baik. Ia juga mengungkapkan, daripada merasa takut, ia justru lebih merasa bersemangat untuk membawa BEM FISIP lebih baik ke depannya sesuai dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan sebelumnya. “Aku cuma mau membawa  BEM FISIP tahun ini bener-bener tempat mereka (staf BEM) untuk berproses dan belajar bersama dan intinya bisa bermanfaat untuk orang banyak," terangnya. 

Amalia juga menceritakan terkait rangkaian oprec kemarin yang mana ternyata juga bersamaan dengan oprec ormawa-ormawa lain. Walaupun demikian, yang patut disyukuri adalah bahwa antusiasme dan partisipasi dari mahasiswa yang ingin mendaftar masih sangat besar. Ia mengatakan bahwa jumlah pendaftar BEM FISIP tahun ini jauh melebihi target awal. Selain itu, ia juga menceritakan tentang timeline selama pemilu yang mundur, sehingga membuatnya lebih tegang pada saat itu. Akan tetapi, walaupun terdapat beberapa kendala selama persiapan acara mulai dari awal sampai dengan pelantikan, hal-hal tersebut mampu teratasi dengan baik berkat rekan-rekan BEM FISIP semuanya yang dapat bekerja sama dengan baik sehingga semuanya dapat berjalan lancar.  

C:\Users\Arvin\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\IMG_20240330_105817_574.jpg
(Amalia Putri Ayoni sebagai Presiden BEM FISIP UNS 2024 di Aula FISIP (30/3) / Dok. Windy)

Gadis yang kesehariannya memakai kacamata ini menjelaskan tentang apa saja yang ingin Ia lakukan di masa kepengurusannya nanti. Salah satu yang menjadi perhatian utamanya adalah terkait masalah literasi di FISIP. Ia sangat ingin menjalankan program-program literasi yang sekiranya dapat meningkatkan minat mahasiswa. Ia juga mengungkapkan tentang perhatiannya tentang ruang diskusi yang minim di FISIP. “Kita masih sedikit gitu buat ruang diskusi, padahal banyak sekali mahasiswa yang membutuhkan ruang-ruang itu," terangnya.

      Terdapat satu program lagi yang sekiranya akan mendapatkan perhatian lebih dari Amalia, yaitu program Fisipestival. Program ini akan berisi acara-acara seni mahasiswa yang diharapkan akan menjadi wadah untuk menampung hobi dan minat bakat mahasiswa. “Fisipestival itu bisa bener-bener terselenggarakan, entah itu dalam bentuk apapun gitu, harus terealisasikan karena kita bukan mahasiswa sosial politik aja tapi seni atau minat bakat dari mahasiswa FISIP juga bisa kita aktualisasikan lewat itu," ungkapnya.

Amalia juga mengungkapkan harapannya untuk masa kepengurusannya kedepan. Gadis berjilbab ini berharap rekan-rekan BEM FISIP 2024 dapat meningkatkan kapasitas mereka dan menjadikan BEM FISIP ini jadi batu pijakan untuk karir mereka kedepannya. Kemudian, tidak hanya berproses saja, tapi diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak juga. Selain itu, ia juga berharap dapat berkolaborasi tidak hanya dengan ormawa-ormawa, tetapi juga keseluruhan mahasiswa FISIP. “Kita jalin komunikasi juga dengan pihak FISIP, dan semoga mahasiswa FISIP juga bisa berpartisipasi secara keseluruhan," terangnya. (Nur Windy)


SHARE THIS

0 Comments: