Minggu, 03 September 2023

Spektakuler dan Menginspirasi, Penutupan Solo International Performing Arts (SIPA) 2023 Sukses Terlaksana

(Foto Closing Ceremony SIPA 2023/Dok.SIPA)


Lpmvisi.com, Solo – SIPA (Solo International Performing Arts) 2023 ditutup pada hari Sabtu, 2 September 2023 yang telah berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 31 Agustus di Benteng Vastenburg.


Dalam wawancara dengan Panitia Humas SIPA 2023, Hanaloka menyebutkan bahwa SIPA 2023 telah berhasil menghadirkan kontingen seni pertunjukan dari 9 negara dan 10 provinsi di Indonesia, dengan total 25 kontingen yang menampilkan beragam penampilan seni budaya,”Sebenarnya ada 25 kontingen dari 10 provinsi dan 9 negara,” ungkap Hanaloka. Tentang jumlah pengunjung, panitia tidak dapat memberikan angka pasti, tetapi Hanaloka mengungkapkan bahwa tahun ini melampaui jumlah pengunjung sebelum pandemi, yang mencapai 40 ribu orang sejak rangkaian awal hingga akhir acara, “di tahun sebelum pandemi ini 40 ribu, nah ditahun ini lebih banyak,” ujarnya.


Dalam wawancara terpisah dengan seorang pengunjung bernama Vinaya (20), dia mengungkapkan alasannya datang ke SIPA. Dia menyebut bahwa acara ini telah menjadi acara tahunan dan penampilannya selalu mengesankan. Meskipun dia baru datang pada hari terakhir, dia terkesan dengan penampilan Adicipta Paundrakarna yang menakjubkan. Sebab sudah sejak lama dia selalu ingin melihat secara langsung penampilan dari Adicipta Paundrakarna, dan dia merasa senang akhirnya bisa mendapatkan kesempatan tersebut pada hari terakhir SIPA 2023 ini. “Yang paling berkesan buat aku itu Adicipta Paundrakarna karena aku dari dulu kepo mau ketemu mas Paundrakarna terus sekarang lihat disini gitu dan bawain beberapa tarian yang ada pesannya,” ujar Vinaya.



Ketika ditanya mengenai target SIPA yang ingin mencapai generasi muda, panitia dan pengunjung setuju bahwa acara ini telah berhasil menarik perhatian dan antusiasme generasi muda dalam bidang seni budaya. Terutama karena SIPA ini adalah event tahunan sejak tahun 2009 yang bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Surakarta. SIPA telah menjadi wadah untuk delegasi seni pertunjukan melalui seni budaya yang mendatangkan pertunjukan dari antarbangsa, antarprovinsi, manca negara, dan antar masyarakat sebagai tanda diplomasi.


“Semoga SIPA jauh dari kata mati, karena kita tahu sendiri kaula muda banyak yang sudah tidak suka lagi dengan kesenian-kesenian. Dan semoga SIPA turut membranding kota Solo menjadi kota seni pertunjukan,” ucap Hanaloka ketika ditanya mengenai harapannya untuk SIPA ke depan. 


Seremoni penutupan SIPA 2023 diwakili oleh R.Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn.,Wirastuti Susilaningtyas, dan Puan Maharani  dengan pemukulan kenong sebagai simbolisasi. Kemudian dilanjut dengan penampilan Adicipta Paundrakarna Production dengan pertunjukan “Indonesia Jaya Merdeka,” disertai pesta kembang api yang spektakuler di langit Benteng Vastenburg Solo, menandai berakhirnya rangkaian acara SIPA 2023.


Dengan penutupan yang meriah, SIPA 2023 berakhir dengan sukses dan meninggalkan kesan yang mendalam pada pengunjungnya. Harapan untuk tahun-tahun mendatang adalah melanjutkan tradisi dan terus menjadi panggung bagi seni pertunjukan yang menginspirasi. Melalui karya seni yang ditampilkan dan makna-makna yang disampaikan, SIPA menjadi salah satu event tahunan yang berkesan bagi semua partisipan. (Salsa, Priska, Afifah)

 


SHARE THIS

0 Comments: