Jumat, 06 Desember 2019

Menyambangi Manis dan Langkanya Petolo Mayang


Salah satu sisi dari gerobak Petolo Mayang di Solo

Bila menyelisik secara lebih dalam tentang Kota Solo, ada salah satu hal yang cukup menarik dan tentu tidak jauh dari yang namanya “kuliner”. Petolo Mayang, memang seperti itulah nama yang sedari awal diberikan kepada minuman hangat yang memiliki cita rasa manis ini. Kuliner tradisional yang berasal dari Malang tersebut hingga saat ini masih menyambangi salah satu sudut Kota Solo.

Berlokasi di seberang Pura Mangkunegaran atau tepatnya di depan Gedung Majelis Tafsir Alquran (MTA), di sana lah Pak Petolo (nama julukan) memangkalkan gerobaknya yang merupakan satu-satunya gerobak Petolo Mayang di Kota Solo. Keberadaan Petolo Mayang memang sudah sangat jarang ditemui di sudut kota manapun, tentu tidak mengherankan bila hanya ada satu penjual Petolo Mayang di Kota Solo.

Pak Petolo, penjual kuliner Petolo Mayang

Pak Petolo sendiri mengaku telah berjualan Petolo Mayang selama sepuluh tahun, “Saya dapat resepnya dari bapak yang dulu juga jualan Petolo Mayang, orang tua asalnya juga dari Jawa Timur. Kemudian saya teruskan dan udah sepuluh tahun ini, awalnya dari tahun 2009,” ujarnya.


Hanya dengan membayar lima ribu rupiah saja, pembeli sudah bisa menikmati kuliner ini lengkap dengan isiannya. Kuliner yang juga disebut dengan Putu Mayang ini biasa disajikan dalam mangkuk yang berisi ketan srikaya, serabi dan juga petolo mayang yang dibuat dari tepung beras dan berbentuk keriting. Isian tersebut kemudian disiram kuah hangat yang merupakan perpaduan dari gurihnya santan dan manisnya gula jawa.

Semangkuk Petolo Mayang yang terdiri dari ketan srikaya, serabi, petolo mayang, dan kuah santan-gula jawa.

Petolo Mayang saat ini memang tidak banyak dikenal masyarakat. Keberadaannya pun juga jarang bisa ditemui di berbagai sisi kota, bahkan di kota asalnya sendiri. Karenanya, saat ini Petolo Mayang sudah pantas untuk disebut sebagai kuliner tradisional Indonesia yang langka dan terancam mengalami kepunahan. (Alif)

SHARE THIS

0 komentar: