Thursday, April 14, 2016

Sempat Dibobol Hacker, Website FISIP Kembali Beroperasi Normal


Lpmvisi.com,Solo - Website resmi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terpantau beroperasi normal pada Kamis pagi (14/04/2016) setelah sehari sebelumnya sempat tidak bisa diakses lantaran disusupi hacker.
Laporan dibobolnya website FISIP ini pertama kali muncul dari Ahmad Hirzi Fadlillah, mahasiswa Ilmu Komunikasi 2014. Ia mendapati tampilan tidak normal pada laman utama tersebut pada Rabu (13/04/16). “Saya nemuinnya sekitar jam lima sore sewaktu akses web untuk cari data dosen melalui hape, terus kok yang muncul tampilan dengan logo bertuliskan ‘Sanjungan Jiwa’, saya ulang berkali-kali tapi tampilan tetap sama,” ujarnya.
“Setelah saya coba akses lewat laptop, saya jadi semakin yakin kalau web FISIP telah di-hack. Kejadian ini lalu saya beritahu teman, dia terus lapor ke dosen dan informasi langsung diberitahu ke Dekan,” tambah Hirzi menjelaskan kronologinya.
Di lain pihak, Suhardi, pengelola website FISIP dari Sub Bagian Pendidikan FISIP UNS memberi klarifikasi saat ditemui reporter VISI, Kamis (14/04/2016). “Ini bukan yang pertama website FISIP mendapat serangan hacker, sebelumnya juga pernah. Alhamdulillah sekarang sudah kembali normal karena penanganannya cukup mudah dan ada back-up data,” ungkapnya.
“Apa yang dilakukan oleh hacker kemarin disebut deface, dia mengubah tampilan layar laman FISIP dengan mengalihkannya ke server lain sehingga pengakses tidak bisa melihat tampilan seperti biasanya,” imbuhnya.
Saat ditanyai tentang usaha peningkatan keamanan website, Suhardi juga berujar, “Soal keamanan sebenarnya sudah ada security upgrading untuk web dan server, tapi karena hacker biasanya menyerang secara acak dan atas motivasi usil, kita hanya bisa mendeteksinya saat mereka menyusupi.”
Menanggapi hal ini, Toha Assegaf, mahasiswa Hubungan Internasional (HI) FISIP berkomentar, “Menurutku wajar sih kalau dibajak. Mungkin si hacker ingin mengetes kemampuannya. Atau mungkin ini pekerjaan oknum-oknum yang tidak suka dengan kebijakan di kampus, semua kemungkinan ada.” (Iim)

SHARE THIS

0 comments: