POSTINGAN TERKINI

6/recent/LPM VISI

10 Things I Hate About You: Dari Kesepakatan, Tumbuhlah Percintaan

(Pemeran 10 Things I Hate About You /Dok.Internet) 

Identitas :
Judul : 10 Things I Hate About You
Sutradara : Gil Junger
Penulis Naskah : Karen McCullah dan Kirsten Smith
Pemeran Utama : Julia Stiles, Heath Ledger
Tahun Rilis : 1999
Genre : Romantis, drama remaja, komedi
Durasi :  97 menit

Bagaimana jika orang yang kamu sayang, mendekatimu hanya karena kesepakatan? Inilah bagian cerita dari Film 10 Things I Hate About You. Film ini mempertemukan Kat Stratford, seorang siswi yang dikenal keras kepala, dengan Patrick Verona, siswa yang memiliki banyak masalah.

Sinopsis :

Cerita bermula ketika Cameron menyukai Bianca. Akan tetapi, Cameron tidak bisa begitu saja mengajak Bianca untuk berkencan karena aturan ayah Bianca, yaitu tidak memperbolehkan Bianca berkencan sebelum kakaknya, Kat memiliki pacar. Kat sendiri adalah tipe orang yang keras kepala, hal inilah yang menjadi tantangan sehingga ia sulit didekati lelaki.

Kemudian, Cameron membuat skenario agar Kat mau berkencan. Ia akhirnya memilih Patrick untuk menjadi pilihan karena dianggap mampu untuk menghadapi karakter Kat. Patrick kemudian dibayar untuk mendekati Kat. Awalnya, hubungan tersebut jelas hanya sebuah kesepakatan, Patrick mendapat imbalan, sedangkan Cameron mendapat kesempatan untuk berkencan dengan Bianca. Namun, semakin sering Patrick dan Kat menghabiskan waktu bersama, hubungan mereka mulai berubah.

Patrick yang awalnya hanya menjalankan tugas mulai menyukai Kat. Kat pun perlahan membuka dirinya dan menyadari bahwa Patrick tidak seperti reputasi buruk yang selama ini melekat pada dirinya. Sementara itu, Cameron juga harus menghadapi Joey, cowok populer yang menjadi saingannya dalam mendapatkan Bianca. Konflik antara Cameron, Bianca, dan Joey menjadi cerita sampingan yang melengkapi hubungan Kat dan Patrick.

Masalah utama muncul ketika Kat mengetahui bahwa Patrick sebenarnya dibayar untuk mendekatinya. Bagi Kat, kenyataan ini membuat hubungan mereka terasa seperti kebohongan. Patrick memang sudah benar-benar memiliki perasaan kepada Kat, tapi kejujuran yang terlambat membuat Kat kecewa.

Namun, Patrick tetap berusaha menunjukkan bahwa perasaannya kepada Kat sudah berubah menjadi sesuatu yang nyata. Sementara itu, Kat juga menyadari bahwa dirinya sudah terlanjur memiliki perasaan kepada Patrick. Hal tersebut kemudian terlihat dalam adegan puisi yang menjadi salah satu bagian ikonik dalam film. Melalui puisinya, Kat mengungkapkan berbagai hal yang ia “benci” dari Patrick, tetapi pada akhirnya justru mengakui bahwa ia tidak benar-benar membencinya.

Kelebihan : 

Kelebihan dari film ini adalah pemeran karakter utama yaitu Kat dan Patrick tidak terlalu sempurna. Mereka mempunyai kekurangan-kekurangan di sifat mereka (Kat keras kepala dan kadang sulit memahami orang lain, dan Patrick punya kesalahan karena menyembunyikan alasan sebenarnya ia mendekati Kat). Hal ini membuat hubungan mereka terasa lebih manusiawi. Kedua, Patrick dan Kat memiliki interaksi yang natural. Penonton diperlihatkan proses ketika dua orang yang awalnya memiliki tujuan berbeda perlahan mulai saling memahami. Ketiga, film ini mempunyai cerita yang ringan, tapi tetap memiliki konflik.  Film ini tidak hanya mengatakan bahwa “Jika saling suka, semuanya akan selesai”. Patrick tetap harus menghadapi akibat dari kebohongannya ketika Kat mengetahui kenyataan yang sebenarnya.

Kekurangan : 

Meskipun memiliki kelebihan, ada beberapa kekurangan dari film ini. Pertama beberapa konflik yang mudah ditebak endingnya oleh penonton, dan beberapa konflik antar karakter juga selesai dengan cepat sehingga tidak semuanya mendapat eksplorasi yang mendalam. Kedua, beberapa karakter pendukung kurang mendapat ruang, seperti Cameron, Bianca, dan juga Joey sebenarnya menarik untuk dikembangkan lebih jauh. Lalu yang ketiga, beberapa scene dalam film memperlihatkan adegan yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia. Adegan-adegan tersebut masuk dalam kategori dewasa. Apabila dikonsumsi oleh anak dibawah umur, film ini kurang tepat.

Kesimpulan :

10 Things I Hate About You bukan hanya film tentang dua orang yang akhirnya jatuh cinta. Di balik cerita romansa remajanya, film ini juga membahas tentang kejujuran, kepercayaan, dan bagaimana seseorang dapat berubah setelah mengenal orang lain lebih dalam.

Hubungan Kat dan Patrick menjadi pusat cerita karena sama-sama mengalami perubahan. Patrick yang awalnya mendekati Kat karena sebuah kesepakatan akhirnya benar-benar memiliki perasaan. Sementara Kat yang sejak awal berusaha menjaga jarak dari kehidupan percintaan akhirnya berani membuka dirinya kepada orang lain.

Pada akhirnya, 10 Things I Hate About You menunjukkan bahwa hubungan yang dimulai dengan cara yang salah tidak selalu berakhir tanpa makna. Namun, ketika kepercayaan sudah rusak, perasaan saja tidak cukup, seseorang tetap harus berjuang membuktikan bahwa perasaannya benar-benar tulus.

Dan mungkin, itulah makna sebenarnya dari judul film ini: terkadang, daftar hal yang kita “benci” dari seseorang justru menyembunyikan perasaan bahwa kita sebenarnya tidak ingin kehilangan orang tersebut. (Lucas)

Posting Komentar

0 Komentar