Jumat, 07 Agustus 2020

Waspadai Resiko Kolesterol Pasca Idul Adha

 

(Dok.Internet/Dinkes Kab. Sampang)

Oleh: Vika Ananda Wardani

                Idul Adha adalah salah satu hari raya bagi umat islam. Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah untuk memperingati peristiwa dimana Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan anaknya (Nabi Ismail) demi memenuhi perintah Allah, namun kemudian penyembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan seekor domba. Peringatan Idul Adha diawali dengan pelaksanaan salat Id baik di masjid atau tanah lapang pada pagi hari. Perayaan kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.

            Setelah disembelih, daging kurban kemudian dibagikan secara merata kepada warga sekitar. Pada momentum ini, banyak masyarakat yang merayakan Idul Adha dengan membuat berbagai macam bentuk hidangan dari daging sapi ataupun kambing. Namun, perlu diingat bahwa daging kambing dan sapi memiliki kandungan kolestrol yang tinggi. Mengutip halodoc.com, bahwa dalam setiap seratus gram daging kambing, terdapat sekitar 3,03 gram lemak, sedangkan pada daging sapi terdapat 7,72 gram lemak. Kemudian dalam ukuran yang sama, daging kambing memiliki kandungan kolesterol sekitar 75 miligram dan pada daging sapi memiliki kandungan kolesterol sebesar 80 miligram. Melihat kandungan yang terdapat pada dua daging tersebut, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi daging kambing dan daging sapi secara berlebihan. Hal ini mengingat bahwa mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kolesterol tinggi membuat kolesterol dalam tubuh juga ikut naik. Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan masalah jantung dan jika dibiarkan tanpa perawatan bisa menyebabkan penyakit kronis hingga kematian.

Untuk menyiasati agar tetap bisa mengonsumsi daging kurban pada saat Idul Adha, terdapat beberapa makanan yang berfungsi sebagai penetral agar kolesterol dalam tubuh tetap stabil. Dikutip dari web health.grid.id, terdapat beberapa makanan yang mempunyai manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, antara lain :

1.      Makanan berserat, penelitian menjelaskan bahwa makanan yang tinggi serat mampu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Kandungan serat ini dapat larut ke dalam darah sehingga mampu mengurangi kolestrol jahat dalam tubuh hingga sebanyak 28%.

2.       Jus jeruk, mengonsumsi jus jeruk merupakan salah satu solusi dalam mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Jus jeruk dapat membantu menormalkan kolestrol serta membuat aliran darah agar selalu lancar dan sehat.

3.      Kedelai, kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon. Senyawa ini diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, kedelai juga dapat membantu jantung mengurangi jumlah lemak jenuh dari makan yang dikonsumsi.

4.      Bawang putih, bawang putih memiliki sejumlah manfaat mulai dari membantu menurunkan kolesterol, mecegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan juga melindungi tubuh dari infeksi. Selain itu bawang putih juga mencegah partikel kolesterol menempel pada dinding arteri.

Sejumlah makanan diatas dapat dikonsumsi sebagai penetral setelah mengkonsumsi olahan daging kambing ataupun daging sapi. Ingat ya guys, makan daging kambing dan daging sapi memang boleh, tapi kesehatan harus tetap dijaga.



SHARE THIS

0 komentar: