POSTINGAN TERKINI

6/recent/LPM VISI

Edufashion UNS 2026: Create Your Own Light

(Pameran karya seni rupa gambar / Dok.Visi/Ajeng)

Lpmvisi.com, Solo - Mahasiswa Program Studi Desain Mode Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) telah sukses melaksanakan Edufashion pada tanggal 22-23 September 2026 kemarin. Acara ini diselenggarakan di Kampus Mesen UNS dengan membawakan tema lautan yang bertajuk  “Light Is Not Always Given. Sometimes It Is Created” sebagai konsep utamanya.

Edufashion ini merupakan penamaan kembali dari acara tahun sebelum-sebelumnya yang bernama prolog dan epilog, yang mana prolog merupakan ajang pameran karya yang hanya dikhususkan oleh mahasiswa semester tiga. Namun, pada tahun ini berbeda, edufashion kali ini terdapat tiga angkatan sekaligus yang menampilkan karya seni mereka, mulai dari semester satu, semester tiga, hingga semester lima.

Rangkaian isi kegiatan yang terdapat dalam acara ini juga menarik dan beragam, mulai dari pameran karya seni (exhibition), talkshow, workshop, kuliah umum, hingga bedah karya. Karya seni yang ditampilkan juga beragam, mulai dari gambar, lukisan, nirmana, kolase, tas, hingga berbagai busana yang cantik-cantik.

(Pameran karya seni busana / Dok.Visi/Ajeng)

Selain acara utama yang berlangsung selama dua hari di Kampus Mesen UNS, terdapat hari ketiga untuk acara peragaan busana di Neo Solo Grand Mall. Sementara itu pada tahun sebelumnya, event fashion show ini dilaksanakan di Solo Square Mall.

Karena acara ini gratis dan terbuka untuk umum, acara ini tidak hanya dihadiri oleh kalangan mahasiswa saja, tetapi juga terdapat guru dan anak sekolah di sekitar Kampus Mesen UNS yang ikut meramaikan kelangsungan acara ini.

Dalam tema yang diangkat, terdapat pesan tersirat yang ingin disampaikan kepada pengunjung melalui tajuk “Light Is Not Always Given. Sometimes It Is Created” yang berupa “Keindahan samudra dapat disandingkan dengan dinamika yang terjadi dikehidupan manusia, di mana kegelapan dan tekanan yang kerap menjadi ruang akan lahirnya sebuah keajaiban serta pembentukan karakter seseorang.”

Salah satu mahasiswa angkatan 2025, Amel selaku panitia juga menjelaskan bahwa tema ini dipilih berdasarkan kesepakatan dari ketiga angkatan. “Tema ini sudah kami diskusikan, kami mau mengambil tema apa untuk tahun ini. Kebetulan untuk tahun kemarin kami mengambil temanya floral, kemudian tahun ini kami mengambil temanya laut.”

Pada akhirnya harapan dari seluruh penyelenggara yang berkontribusi dan mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini adalah, semoga karya-karya yang ditampilkan dapat memberikan inspirasi dan makna mendalam bagi para penikmatnya.(Ajeng)

Posting Komentar

0 Komentar