Kamis, 25 April 2019

Solo Membaca dalam Tajuk "Jelajah Aksara"

Keberlangsungan salah satu acara Solo Membaca yaitu bazar buku yang diselenggarakan di Student Center UNS

Lpmvisi.com, SoloLembaga Pers Mahasiswa Kentingan Universitas Sebelas Maret (LPM Kentingan UNS) mengadakan acara rutin setiap tahunnya yaitu Solo Membaca yang mengusung tema “Jelajah Aksara”. Acara ini dimulai pada Senin (22/04/2019) hingga Minggu (27/04/19).

Solo Membaca terdiri dari berbagai rangkaian acara seperti bazar buku, lomba fotografi, sinau nulis, bedah buku, workshop, dan lomba photostory. Rangkaian acara tersebut dilaksanakan di Student Center Universitas Sebelas Maret, kecuali untuk workshop photostory dilaksanakan di ruang sidang biro kemahasiswaan dan alumni UNS.

Umi selaku panitia acara mengatakan, “Kegiatan utama dari Solo Membaca yaitu Bazar Buku, tapi ada sub-sub acaranya hampir setiap hari.” Umi juga mengatakan bahwa untuk supply buku diambil dari beberapa penerbit seperti Gramedia, Tiga Serangkai, dan 12 penerbit lainnya.

Setiap tahunnya, Solo Membaca mengusung tema yang berbeda, namun sistematika kegiatannya masih tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja yang membedakan Solo Membaca tahun ini dengan  tahun sebelumnya ialah pada acara workshop, yang mana tahun lalu mengangkat tema “Ilustrasi” sedangkan tahun ini bertemakan Photostory”. Pemateri dari workshop photostory kali ini yaitu Boy T. Harjanto yang merupakan Freelancer Photojurnalistik dan Jauhari, S. Sn., M.Sn selaku Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual UNS.

Tujuan diadakannya Solo Membaca  yaitu untuk memfasilitasi mahasiswa UNS yang gemar membaca. Lebih menariknya, buku-buku yang disediakan juga menawarkan potongan harga dari masing-masing penerbit. Target utama untuk  kegiatan Solo Membaca yaitu mahasiswa UNS sendiri, lebih-lebih masyarakat Solo raya. Akan tetapi masih banyak juga mahasiswa UNS yang belum mengetahui tentang Solo Membaca ini.

 “Menurut aku bagus, acaranya juga keren. Awalnya kesini mau ikut bedah buku, eh pas masuk ternyata ada bazar buku juga jadi beli satu buku,ujar  Rina, Mahasiswa D3 Manajemen Bisnis FEB UNS selaku pengunjung Solo Membaca.

“Cuman menurutku kegiatan ini kurang di publikasikan dan di sosialisasikan jadi banyak yang gak tahu. Pas aku ajak temenku, dia malah bilang apa itu Solo Membaca, jadi menurutku lebih digencar-gencarkan lagi untuk publikasinya,” tambah Rina. Rina juga mengaku bahwa ia mengetahui acara Solo Membaca dari Instagram Story.  Trus untuk obral buku seharusnya dijadikan iconnya supaya lebih tertarik karena bukunya murah-murah. Aku tahu kegiatan Solo Membaca ini dari story temenku yang menjadi panitia solo membaca tapi aku gak tahu kalau ternyata ada obral buku,” pungkasnya.

Harapan untuk kegiatan Solo Membaca tahun ini semoga  masyarakat solo khususnya mahasiswa UNS antusias dalam memeriahkan acara ini”. Ujar Umi, panitia acara Solo Membaca. (Kikis, Reni)


SHARE THIS

0 komentar: