Senin, 29 April 2019

Ajak Ubah Gaya Hidup melalui Talkshow "Minimalism Healthy Lifestyle"

Sesi demo memasak pada salah satu segmen Talkshow dan Workshop "Minimalism Healthy Lifestyle" yang berlangsung pada Sabtu (27/04/2019). (Dok. Tamarind)

Lpmvisi.com, SoloTamarind Event Organizer mengajak masyarakat untuk mengubah bad habit mereka menjadi gaya hidup yang lebih sehat melalui Talkshow dan Workshop yang diselengarakan pada  Sabtu (27/04/2019) di El-Samara Coffee Space.

Dengan mengangkat judul “Minimalism Healthy Lifestyle: How to Prevent Diabetes as Early as Possible”, Tamarind turut mengedukasi masyarakat khususnya mahasiswa dan para pekerja agar lebih menyadari bahwa penyakit diabetes bukan hanya disebabkan oleh keturunan semata, tetapi juga karena gaya hidup. Selain itu, melalui acara ini diharapkan peserta yang hadir dapat menyebarkan ilmu yang mereka dapat kepada orang lain agar dapat mengubah gaya hidup mereka menjadi lebih baik.

Acara diselenggarakan oleh Tamarind Event Organizer, yang merupakan tim even yang berfokus dalam hal kesehatan dan gaya hidup. Acara ini diselenggarakan untuk memenuhi tugas akhir dari mata kuliah Public Relation 2 dalam program studi Ilmu Komunikasi.

Kegiatan berlangsung dengan dibagi menjadi tiga segmen. Dibuka dengan pembahasan mengenai penyakit diabetes dan cara pencegahannya sebagai segmen pertama, dengan menggaet dr. Wikan Basworo, Sp.F. sebagai pembicara yang juga merupakan founder Klinik Jasmine dan Komunitas Padi Mas (penyandang Diabetes Melitus) serta merupakan dosen Fakultas kedokteran UGM.

Dalam segmen kedua, Retno Wulandari, S.Gz., seorang praktisi gizi yang juga merupakan founder sekaligus chef dari Sego Jene menjelaskan mengenai manajemen dan aplikasi makanan sehat sebagai persiapan diri untuk mencegah diabetes. Retno juga mengajarkan bagaimana membuat menu Chicken Shiracha dalam workshop pembuatan menu sehat yang merupakan segmen penutup dari acara ini.
Salah satu pemateri menyisipkan materi demo cuci tangan di sela-sela materinya

Pada segmen tersebut, setiap peserta akan dibuatkan kelompok yang berisi masing-masing lima orang.  Lalu peserta diperlihatkan bagaimana proses menyajikan menu Chicken Shiracha yang kemudian akan dipraktikkan secara langsung oleh masing-masing kelompok. Pada segmen ini, peserta menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi. Terbukti dari partisipasi setiap peserta dalam praktik memasak dan juga usaha dari masing-masing kelompok untuk menyajikan hidangan terbaiknya secara menarik.
Salah satu kelompok sedang mengikuti sesi workshop memasak Chicken Shiracha

Pada akhir segmen, para peserta diharuskan untuk mengunggah foto hidangan dari masing-masing kelompok ke instagram dengan mencantumkan #CegahLebihDini dan caption semenarik dan sekreatif mungkin. Kemudian, diambil dua orang pemenang yaitu Qorina Azza untuk kategori foto terbaik dan juga Aaoron Sulistyo untuk kategori caption terbaik. Selain itu, hadiah juga diberikan kepada kelompok 4 sebagai kelompok terkompak. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada pemenang, dan penyerahan vendel kepada pembicara. (Redaksi)


SHARE THIS

0 komentar: