Thursday, February 4, 2016

Kamu, semu yang kurindu


oleh: Yasinta Rahmawati



Bersama hangatnya mentari

Yang sinarnya menyusup dari sekat jendela

Aku memilah kata

Tanpa banyak bertutur kata


Dalam ruang yang tak mengenal sepi

Asmamu mampir untuk kesekian kali

Membuat hati ini tergelitik geli

Untuk melesankan berkali-kali

Tidak peduli waktu dan hari

Tidak peduli kapan dan dimana

Tidak peduli apakah kamu peduli


Walaupun membayangkanmu terlalu sukar

Dan sosokmu kelewat semu

Namun dalam kesamaran, kuberikan rindu

Pada hadirmu, kugantungkan harapan


Sosokmu tiada pasti, namun aku terus disini

Mencintaimu tanpa banyak suara

Dan diam-diam merajut aksara

Mengkhayal dua siluet tanpa nama

Bergandengan erat di bibir samudera

Memandang jauh dari sudut cakrawala


Indah terbingkai metafora


SHARE THIS

0 comments: