Wednesday, December 31, 2014

Klewer Malam Itu

Oleh : Radityo Kuswihatmo 


            Kobaran api mengamuk di salah satu ikon Kota Solo, Pasar Klewer. Amukan si merah tidak usai dalam 24 jam, menyisakan kenangan dalam balutan puing-puing pasar. Diperkirakan, kerugian mencapai triliunan rupiah.

            Malam itu, Sabtu (27/12/2014), saya mendapat kabar bahwa Pasar Klewer mengalami kebakaran. Saya langsung bergegas menuju lokasi kejadian, tanpa sempat bersiap-siap dan mengambil perlengkapan. Foto-foto dibawah diabadikan menggunakan kamera ponsel.


Sabtu (27/12/2014) pukul 21.25 WIB, api semakin membesar di bangunan pasar lantai dua bagian barat daya, dalam foto terlihat bagian-bagian atap berjatuhan. Belum ada mobil pemadam terlihat di bagian sini.





Pukul 21.39 WIB, mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo datang memberi bantuan di bagian barat daya, api yang berada di lantai dua hanya bisa dipadamkan dari bawah karena alat yang kurang memadai.

Di bagian timur pasar, dengan penerangan seadanya, pedagan dibantu tim SAR masih mengevakuasi barang dagangan mereka. Aliran listrik dimatikan di sekitar pasar karena terlihat ada kabel listrik yang meleleh.


Jalanan sekitar Pasar Klewer menjadi tempat penampungan sementara barang-barang dagangan yang berhasil dievakuasi. Di dalam foto terlihat orang-orang masih berlarian dan suasana masih genting.



Minggu (28/12/2014) pukul 00.13 WIB, api menyentuh bagian tengah pasar dan menjadi semakin besar. Angin yang berhembus kencang ke arah utara membuat semprotan air tidak dapat menjangkau titik api.


Pukul 01.18 WIB, Api semakin membesar dari sebelumnya, kurangnya peralatan yang memadai membuat petugas pemadam berinisiatif memanjat atap untuk memadamkan api. Satu unit mobil pemadam kebakaran yang memiliki fasilitas tangga sempat mengalami masalah teknis selama hampir setengah jam.


Dari sisi lain, kebakaran ini menjadi tontonan warga. Banyaknya orang yang menonton menyebabkan petugas dan tim SAR harus selalu membuka jalan ketika unit pemadam kebakaran hendak masuk ataupun keluar. Di dalam foto, tampak seorang anak memanjat pagar untuk melihat lebih jelas, dan juga bayangan dari kerumuman warga yang tersorot lampu mobil pemadam.
(Radit)

SHARE THIS

0 comments: