Monday, December 23, 2013

Sekaten Grebeg Maulid Nabi Kembali di Gelar Keraton Solo


Dok. VISI/ Muna
SOLO – Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk memperingati Maulid Nabi tahun ini Keraton Solo kembali menggelar sekaten di Alun-alun Keraton Solo. Acara itu telah digelar sejak (20/12) lalu hingga 18 Januari 2014 mendatang.

Setiap malam puluhan pedagang dan ratusan pengunjung memadati pusat penyelenggaraan sekaten tersebut. Dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa tumplek blek menikmati berbagai suguhan di pasar malam tahunan ini.


Aning Puji Lestari Mahasiswa disalah satu universitas kota Bengawan mengatakan sudah dua kali datang ke Sekaten ini. “Ya, selain untuk cari-cari barang siapa tahu ada yang bagus, ya sekalian cuci mata sama teman-teman aja,” ungkapnya kepada VISI, Senin (23/12).

Berbagai wahana permainan juga telah tersedia dalam pasar malam kali ini. Pengunjung dapat mencoba macam-macam permainan pemacu adrenalin, seperti bianglala, kora-kora, dan ombak air. Selain itu pengunjung juga dapat berburu barang murah dari alat-alat rumah tangga, mainan anak, hingga kebutuhan sandang.

Tak hanya pedagang lokal, sejumlah pedagang dari luar Kota Solo turut menjajakkan dagangannya dalam Maleman Sekaten 2014 ini. Ahmadi (27) pedagang mainan sulap ini baru dua hari berjualan di Sekaten. Namun, antusiasme pengunjung untuk mengetahui mainan sulapnya cukup banyak. “Ya, kalau peminatnya sih banyak, dari anak-anak, remaja, bahkan sampai orang tua,” tutur pedagang asal Surabaya tersebut, Senin (23/12).

Berbeda dengan Zaini (50) pedagang aksesoris yang juga datang dari kota pahlawan itu mengaku sudah lima hari ini menjajakkan dagangannya. Meski kompetitornya cukup banyak, Zaini tetap merasa senang karena dagangannya cukup laku. “Kan dagangan saya punya daya tarik, ada banyak aksesoris yang serba seribu. Jadi, walaupun banyak saingan nggak masalah, rezeki orang kan masing-masing,” ungkapnya saat ditemui di hari yang sama.

Ahmadi dan Zaini memang mengumpulkan rezeki dari pasar malam satu ke pasar malam lainnya. Baru saja dua pedagang tersebut selesai berjualan di pasar malam yang diselenggarakan di Kota Pati. Meski banyak masyarakat luar Solo yang ikut berjualan, pedagang asal Solo juga tak mau ketinggalan. Berbagai stand dari makanan hingga boneka dan bajupun banyak yang didirikan masyarakat asal Solo. (Muna)





SHARE THIS

0 comments: