Thursday, October 31, 2013

Seminar kewirausahaan, BM FP UNS Peduli Perkembangan Perekonomian Bangsa

Solo – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bursa Mahasiswa (BM) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan menggelar seminar regional, Sabtu (2/11) mendatang. Seminar tersebut digelar dalam rangka memperingati hari jadi BM, UKM yang bergerak dalam bidang kewirausahaan.


Seminar bertajuk “Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa melalui Industri Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian Bangsa” ini akan diselenggaran dari pukul 08.00 WIB. “Seminar Kewirausahaan ini akan dimulai dari pagi sampai siang di Aula FP UNS. Belum pasti jam berapa selesainya karena ada tiga pembicara,” tutur Resita Ika Nurfatma Ketua Panitia, Kamis (31/10) saat ditemui di kampus setempat.

Tiga pembicara tersebut, sambung Resita adalah pakar-pakar kewirausahaan. Salah satunya Prof. Dr. Ir. Darsono, Msi Dosen FP UNS sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS. Darsono akan menyampaikan materi tentang peran industri sebagai pengembangan perekonomian bangsa. Sedangkan sebagai motivator wirausaha akan hadir Dra. Liesmianingsih, Owner Gule Kepala ikan yang sudah memiliki puluhan cabang di Indonesia.

“Nggak Cuma itu, kami juga mengundang Hartono alumni mahasiswa FP yang sukses menjadi eksportir meubel ke Eropa. Harapannya mahasiswa bisa termotivasi untuk berwirausaha mulai dari bangku kuliah,” tambah Resita.

Ditemui di waktu yang sama, Rendea mini Pertiwa Panitia Seminar mengatakan persiapan sudah mencapai 90%. “Sampai hari ini sudah ada 133 mahasiswa dari UNS dan luar UNS yang mendaftar sebagai peserta. Kita punya target150 peserta, jadi kalau sampai hari Jumat nanti belum terpenuhi, kita akan menjualnya on the spot,” terang Rendea yang juga merupakan mahasiswa Agribisnis FP UNS itu.

Selain menyelenggarakan seminar regional, BM juga akan melakukan kegiatan lain seperti bazar dan bakti sosial (9/11) nanti. Acara itu akan dilaksanakan didesa Semanggi, Pasar Kliwon, Solo. Untuk menyelenggarakan acara itu BM bekerja sama dengan Ikatan Penyuluhan Keluarga Berenacana (IPKB). Tak hanya itu,akan ada penjualan sembako murah kepada 200 warga yang kurang mampu. (Muna).


SHARE THIS

0 comments: